Polip Hidung

Polip hidung adalah pertumbuhan selaput lendir hidung yang bersifat jinak. Penyebab terjadinya polip tidak diketahui, tetapi sejumlah polip  tumbuh karena ada pembengkakan akibat infeksi. Adapun polip sering ditemukan pada penderita :

Penyakit Polip Hidung

Polip biasanya tumbuh di daerah dimana selaput lendir membengkak akibat penimbunan cairan, sepert daerah disekitar lubang sinus pada rongga hidung. Ketika baru terbentuk sebuah polip tampak seperti air mata, dan jika telah matang, bentuknya menyerupai buah anggur yang berwarna keabu-abuan.

Polip Hidung

Polip Hidung

Polip menyebabkan penyumbatan hidung karena itu penderita seringkalu mengeluhkan adanya penurunan fungsi indera penciuman. Karena indera perasa berhubungan dengan indera penciuman, maka oenderita juga mengalami penurunan fungsi indera perasa.

Polip hidung juga bisa menyebabkan penyumbatan pada drainase lendir dari sinus ke hidung. Penyumbatan ini menyebabkan tertimbunya lendir didalam sinus. Lendir yang terlalu lama berada di dalam sinus bisa mengalami infeksi, dan akhirnya menyebabkan terjadinya sinusitis. Pada anak-anak polip akan menyebabkan suara menjadi sengau sehingga mereka harus bernapas melalui mulut.

Diagnosis Polip Hidung

Diagnosis Polip Hidung di tegakkan berdasarkan gejala klinis dan hasil pemeriksaan fisik. Obat semprot hidung yang mengandung kortikosteroid dapat diberikan dan bisa memperkecil ukuran poli, bahkan menghilangkannya. Pembedahan juga bisa menjadi pilihan jika :

  • Polip menghalangi saluran napas
  • Polip mengahalangi saluran/ drainase sinus
  • Polip berhubungan dengan tumor

Polip Hidung cenderung tumbuh kembali jika penyebabnya (alergi maupun infeksi) tidak terkontrol atau tidak diobati. Pemakaian obat semprot hidung yang mengandung kortikosteroid bisa memperlambat atau mencegah kekambuhan. Namun, jika kekambuhan bersifat benar, sebaiknya dilakukan pembedahan untuk memperbaiki drainase sinus dan membuang jaringan yang terinfeksi.

Penyakit polip hidung biasanya menyerang orang yang usianya sudah dewasa yang lebih dari 20 tahun. Walaupun begitu, hal ini bukan berarti bahwa orang yang berusia dibawah 20 tahun tidak mempunyai resiko mengalami penyakit polip hidung, karena kita tidak akan pernah tahu jika penyakit ini bisa menimpa siapa saja dan kapan. Jika kita tidak pernah tahu kapan penyakit polip hidung menyerang, namun jika Anda sudah paham mengenai gejala polip dan juga penyebab polip yang muncul maka Anda bisa melakukan pencegahan dan melakukan pengobatan dengan sesegara mungkin.

Penyakit polip hidung bisa mengakibatkan terjadinya penyumbatan pada bagian drainase lendir yang dimulai dari sinus ke hidung. Kemudian penyumbatan ini bisa mengakibatkan terjadinya timbunan lendir yang ada di dalam sinus. Lendir yang terlalu lama tertimbun di dalam sinus akan menyebabkan terjadinya infeksi dan pada akhirnya akan menimbulkan terjadinya penyakit sinusitis. Pada anak-anak yang menderita suara sengau dan juga yang sering bernapas lewat mulut biasanya merupakan salah satu gejala penyakit polip pada anak.

Pengobatan Penyakit Polip Hidung

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit polip hidung adalah dengan menggunakan obat semprot. Obat semprot ini mengandung kandungan kortikosteroid yang bisa mmebuat ukuran dari polip menjadi semakin mengecil dan bahkan bisa membuat polipnya hilang. Selain itu, pembedahan biasanya dilakukan jika polip mengalami hal-hal dibawah ini :

  1. Polip bisa membuat saluran nafas menjadi terhalang
  2. Polip biasanya akan menghalangi drainase yang berasal dari sinus sehingga akan mengalami infeksi sinus yang sering terjadi.
  3. Penyakit polip biasanya berhubungan dengan adanya penyakit tumor.

Penyakit polip hidung biasanya akan muncul kembali jika penyebab yang terjadi seperti alergi atau juga akibat infeksi tidak dikendalikan, atau disebabkan karena pemakaian dari obat semprot lewat hidung yang mengandung kandungan kortikosteroid yang bisa membuat proses kekambuhan dan pencegahan kekambuhan menjadi lebih lama. Namun jika kekambuhan yang terjadi bersifat lebih berat, maka sebaiknya hal yang harus dilakukan adalah dengan tindakan pembedahan dalam membantu memperbaiki drainase dari sinus dan membuang bahan-bahan yang mengalami infeksi.

Jika Anda mengalami masalah hidung tersumbat dengan cara menetap dan lama kelamaan menjadi semakin berat kemudian ditambah lagi dengan ingus yang selalu keluar menetes serta ditandai dengan adanya gangguan pada fungsi penciuman, maka kemungkinan Anda mengalami penyakit polip hidung. Polip hidung biasanya juga terjadi akibat adanya jaringan lunak pada bagian orngga hidung yang warnanya putih atau juga warnanya seperti keabuan. Jariangan yang seperti ini akan bisa diamati secara langsung dengan menggunakan mata telanjang setelah lubang dari hidung diperbesar dengan menggunakan alat spekulum hidung.

Penyakit polip hidung biasanya bisa menyerang orang dewasa yang penyebabnya disebabkan oleh terjadinya suatu reaksi hipersensitif atau juga akibat dari suatu reaksi alergi pada bagian mukosa hidung yang biasanya akan berlangsung lebih lama. Pada beberapa faktor yang lain yang bisa meningkatkan terjadinya suatuu kemungkinan akibat polip hidung adalah :

  1. Penyakit sinusitis
  2. Iritasi
  3. Sumbatan yang terjadi pada hidung karena suatu kelainan anatomi
  4. Pembesaran pada bagian konka.

Pengobatan penyakit polip hidung biasanya dilakukan dengan menggunakan obat semprot yang mengandung kortikosteroid di dalamnya. Obat ini biasanya bisa membantu untuk mengecilkan dan juga membantu menghilangkan polip hidung, Jika penyakit polip menjadi semakin parah, maka tindakan yang harus dilakukan adalah tindakan operasi. Tindakan pembedahan yang dilakukan juga tidak sembarangan, harus melihat pemicu dari penyakit polip itu sendiri.

Polip Hidung

Posted in Polip Hidung | Tagged , , , , , , , , , , , | Comments Off

Gejala Penyakit Polip di Hidung

Gejala Penyakit Polip di HidungPenyakit polip hidung adalah salah satu penyakit yang sudah banyak didengar oleh masyarakat Indonesia. Biasanya penyakit ini ditandai dengan daging yang tumbuh di dalam hidung. Biasanya sebagian orang menganggapnya sebagai penyakit tumor hidung. Penyakit polip hidung sebenarnya adalah salah sat penyakit yang terjadi di dalam rongga hidung yang ditandai dengan gejala penyakit polip di hidung seperti suatu pertumbuhan dari selaput lendir yang sifatnya jinak.

 Gejala Penyakit Polip di Hidung

Gejala Penyakit Polip di Hidung

 Penyakit Polip

Penyebab dari penyakit polip hidung ini bisa disebabkan karena berasal dari penyakit lain, misalnya adalah penyakit alergi, penyakit asma, dan rhinitis parah, serta penyakit yang lainnya. Gejala penyakit polip di hidung ditandai dengan daging yang muncul yang berwarna putih ke abu-abuan. Terdapat beberapa faktor pemicu dari munculnya penyakit polip ini. Biasanya hal ini bisa saja disebabkan karena radang kronis yang terjadi dengan berulang-ulang pada bagian mukosa hidung dan juga sinus paranasal.

Gejala penyakit polip di hidung secara fisik ditandai dengan hidung yang mengalami sumbatan yang bisa menetap dan akan selalu terasa banyak lendir di dalam hidung. Gejala lainnya ditandai dengan sakit kepala, hidung sering mengeluarkan lendir layaknya sedang pilek atau flu, indera penciuman yang menurun, rongga hidung akan lebih sering terasa gatal dan juga akan lebih sering bersin, mata berair yang disebabkan karena alergi terhadap sesuatu.

Faktor Resiko Penyakit Polip Hidung

Jika penyakit polip hidung semakin lama dibiarkan, maka akan merubah warnanya menjadi warna kekuningan atau juga warna kemerahan. Daging yang tumbuh akan berbentuk seperti tumor yang ada di dalam rongga hidung dan ini akan berbentuk lebih kenyal dan warnanya pun akan lebih suram lagi. Biasanya penyakit polip yang sudah lama diistilahkan dengan sebutan penyakit polip fibrosa. Peradangan yang terjadi secara menahun dan juga suatu reaksi dari alergi yang terjadi dengan berulang akan sangat berhubungan sebagai salah satu faktor penyebab penyakit polip hidung. Dan pada beberapa penyakit yang ditengarai menjadi penyakit polip hidung adalah :

  1. Alergic fungal sinusistis
  2. Penyakit asma
  3. Churg-strauss syndrome
  4. Fibrosis kistik
  5. Intoleransi pada alkohol
  6. Intoleransi pada aspirin
  7. Non-allergic rhinitis with wosinophilia syndrome atau NARES
  8. Primary ciliary dyskinesia
  9. Rhinitis alergica
  10. Sinusitis kronis
  11. Young sydnrome
  12. Dan akibat penyebab yang lainnya.

Penyakit polip hidung bukanlah suatu penyakit yang bisa berdiri sendiri, namun akibat manifestasi klinik yang muncul dari penyakit-penyakit tadi. Polip hidung sendiri biasanya ada dua jenis, yakni adalah penyakit polip hidung tunggal dan juga penyakit polip hidung ganda. Untuk penyakit polip hidung tunggal, maka jumlah polip biasanya hanya satu saja berasal dari sel-sel yang ada pada permukaan dinding sinus ke tulang pipi atau juga maxilla. Polip hidung ganda biasanya jumlahnya lebih dari satu, dan asalnya dari permukaan dinding rongga hidung pada bagian atas atau pada bagian etmoid. Polip hidung jenis ganda akan muncul ke dua sisi rongga hidung si penderita.

Pemeriksaan Polip Hidung

Kemudian gejala-gejala yang bermunculan tadi akan menjadi semakin parah jika penyakit alergi yang dialami oleh si penderita disebabkan karena beberapa faktor. Jika mengalami gejala-gejala tadi maka sebaiknya lakukanlah pemeriksaan diri ke dokter THT untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan penyakit tidak akan semakin parah. Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter biasanya adalah pemeriksaan fisik dibagian dalam  hidung, lewat pemeriksaan endoskopi nasal dan pemeriksaan rinoskopi.

Prinsip pengobatan pada polip hidung yang dilakukan adalah dengan tujuan mengatasi penyakit polipnya dan juga menghindari penyebab atau juga faktor yang bisa memicu terjadinya penyakit polip. Jika penyakit polip kecil maka biasanya akan dilakukan pengobatan dengan cara menggunakan obat-obatan secara oral dan juga dengan cara menyemprotkan obat semprot hidung. Namun jika polip hidung yang muncul besar, maka hal yang dilakukan adalah bukan dengan cara pengobatan oral atau semprot. Biasanya tindakan yang harus dilakukan adalah dengan jalan operasi.

Jika faktor dari penyebab penyakit polip tidak segera diatasi, maka penyakit polip hidung ini akan rentan mengalami kekambuhan dan akan terjadi secara berulang-ulang. Oleh karena itulah, sangat diharapkan sekali untuk pasien penderita penyakit polip agar disiplin dan patuh dalam hal menghindari alergen atau penyebab alergi yang bisa memicu terjadinya penyakit polip.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah :

  1. Memelihara kesehatan dan kebersihan hidung dengan cara membersihkan dan mencuci tangan dengan baik dan benar
  2. Hidndari menghirup udara yang kotor
  3. Membuat rumah Anda agar lebih lembab dalam mencegah terjadinya penyumbatan di saluran pernapasan
  4. Mengikuti anjuran dari dokter dalam menghilangkan penyakit asma atau sakit alergi yang dialami.

Cara mengobati penyakit polip hidung biasanya dokter akan menganjurkan untuk melakukan pengangkatan polip dengan operasi. Operasi yang dilakukan juga harus berhati-hati. Namun, jika penyakit polip ini disebabkan karena penyakit alergi, maka hal yang harus dilakukan adalah mengatasi terlebih dahulu penyakit alerginya. Karena jika penyakit alerginya sudah diobati, penyakit polip sendiri tidak akan muncul lagi. Namun, jika Anda mengobati penyakit polip, dan tidak mengutamakan penyebab utama dari terjadinya penyakit polip ini, ini akan bisa menyebabkan polip datang lagi karena alergi masih ada.

 Gejala Penyakit Polip di Hidung

Posted in Polip Hidung | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Bahaya Polip

Bahaya PolipPenyakit Polip atau tonjolan daging yang jinak pada rongga hidung ternyata memiliki cukup banyak penyakit komplikasi yang mengikutinya. Tak hanya akan mengakibatkan peradangan sinus atau sinusitis, polip juga bisa merusak struktur tulang penderitanya. Keberadaan polip yang tidak segera diatasi bisa mengakibatkan sinusitis atau peradangan sinus yakni rongga pada area hidung dan sekitar mata. Peradangan tersebut cukup berbahaya dan bisa berdampak pada kerusakan mata serta radang otak atau meningitis.

Bahaya Polip

Bahaya Polip

Penyakit Polip Hidung

Penyakit Sinusitis sebagai akibat munculnya polip pada hidung itu sendiri terjadi karena sekret atau cairan tak bisa keluar dari rongga hidung dan justru tertahan di dalamnya. Endapan sekret itu kemudian menjadi area yang bagus berkembangnya kuman penyakit. Hal itulah yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada sinus atau sinusitis.
Tidak hanya akan berdampak pada kerusakan mata dan peradangan otak, saat diikuti sinusitis keberadaan polip juga akan menyebabkan kerusakan struktur tulang penderitanya. Yakni merupakan dampak tekanan tonjolan pada tulang penderitanya. Jika tekanan terjadi secara terus menerus, lama kelamaan akan merusak struktur tulang.

Mengenai penyebab munculnya polip, hingga kini masih belum bisa dipastikan. Hanya saja, penyakit berupa tonjolan warna putih keabu-abuan mirip nata de coco ini biasanya dialami oleh penderita sejumlah penyakit tertentu. Misalnya Rinitis alergika, penyakit asma, Sinusitis kronis, serta Fibrosis kistik.

Bahaya Polip

Bahaya Polip Selain bisa mengakibatkan munculnya derita sinusitis, polip itu sendiri juga bisa muncul karena seseorang sebelumnya telah menderita sinusitis. Yakni polip tumbuh karena adanya pembengkakan akibat infeksi. Itu karena dalam area hidung kita ada bagian yang sempit. Jika terjadi tekanan negatif pada daerah itu bisa mengakibatkan pembengkakan.

Karena letaknya yang berada di rongga hidung, polip yang memiliki bentuk bertangkai atau berkaki ini akan menyebabkan penyumbatan hidung. Sehingga, penderita seringkali mengeluhkan adanya penurunan fungsi indera penciuman.

Polip Stadium Lanjut Harus Dioperasi

Untuk mengatasi munculnya Bahaya Polip dalam rongga hidung, ternyata tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama atau istilahnya disama ratakan. Sebab, penyakit yang bisa berdampak pada munculnya tumor jika terjadi mutasi gen ini hadir dalam sejumlah tahap. Yakni dimulai stadium satu hingga stadium tiga.

Jika polip masih berada di tahap awal atau stadium satu, keberadaan polip biasanya masih belum kelihatan dalam pemeriksaan fisik. Sehingga, untuk mengetahui atau mendeteksi penyakit ini membutuhkan alat khusus untuk pengecekan melalui proses endoskopi.

Lain halnya jika derita polip sudah masuk dalam stadium dua. Sebab, dalam tahapan ini polip yang berada dalam rongga hidung sudah kelihatan dan menutupi lubang hidung meskipun masih belum secara keseluruhan. Sehingga, pemeriksaan secara kasat mata yakni dengan melihat ke lubang hidung pun bisa dilakukan.

Penanganan Penyakit Polip

Penanganan Bahaya Polip pada stadium satu dan dua bisa dilakukan dengan memberikan obat untuk mengatasi munculnya penyakit tersebut. Kecuali jika polip stadium dua sudah memenuhi hampir semua rongga hidung, tindakan operasi sudah harus dilakukan. Begitu juga dengan polip pada stadium lanjut atau stadium tiga.

Mengenai anggapan bahwa polip yang dioperasi akan tumbuh lagi pasca operasi, hal tersebut sangat tergantung pada tindakan operasi yang dilakukan serta jenis polip itu sendiri. Artinya, jika tindakan operasi dilakukan dengan bersih dan dilakukan pada polip dengan tipa gampang sembuh, maka polip tak akan muncul kembali.

Begitu pula dengan ada tidaknya faktor penyakit yang menyertainya. Misalnya Rinitis alergika. Jika penderita polip juga memiliki penyakit ini, maka peluang munculnya kembali polip pasca operasi bisa saja terjadi.

Anda harus menemui dokter dan melakukan pemeriksaan jika gangguan yang muncul pada hidung terjadi lebih dari 10 hari. Gejala dari penyakit sinusitis kronis dan juga penyakit polip hidung yang lebih mirip dengan kebanyakan koniis kesehatan yang lain dan termasuk diantaranya adalah sakit flu yang biasa. Lakukan pemeriksaan sebelum Anda mengalami beberapa hal dibawah ini :

  1. Masalah pada saluran pernapasan yang terjadi dengan lebih serius dan semakin parah
  2. Gejala polip hidung yang lama kelamaan akan menjadi lebih memburuk lagi
  3. Penglihatan yang muncul dengan ganda, pengurangan pada visi, atau juga suatu kemampuan yang terbatas misalnya adalah dalam hal menggerakkan mata
  4. Pembengkakan yang terjadi dengan lebih parah pada sekitar mata
  5. Mengalami sakit kepala yang terjadi semakin parah dan juga disertai dengan terjadinya demam atau juga menimbulkan suatu ketidakmampuan pada mendorong kepada Anda ke arah depan.

Komplikasi Polip Hidung

Komplikasi bahaya polip hidung adalah :

  1. Gangguan tidur atau susah tidur yang bersifat obstruktif. Dalam keadaan yang lebih serius lagi, Anda biasanya akan mengalami berhenti dan akan bernapas lagi saat sedang tidur.
  2. Mengalami penyakit asma, penyakit rhinosinusitis kronis akan bisa memicu terjadinya penyakit asma
  3. Infeksi pada sinus. Penyakit polip hidung yang bisa mengakibatkan pasien menjadi lebih beresiko mengalami infeksi pada sinus yang biasanya sering terjadi yang menyebabkan kondisi menjadi lebih kronis lagi.
  4. Penyebaran pada infeksi ke rongga mata Anda. Jika infeksi ini semakin menyebar ke darah ronga mata, maka akan menimbulkan suatu masalah seperti pembenagkakan atau juga munculnya benjoan dibagian mata.
  5. Meningitis merupakan infeksi yang menyebar ke daerah selaput otak dan cairan yang ada di sekitar otak serta pada bagian sumsum tulang belakang.

Bahaya Polip

http://poliphidung.org/bahaya-polip/

Posted in Polip Hidung | Tagged , , , , , , , , | 2 Comments

Gejala Polip Hidung

Gejala Polip Hidung – Polip hidung adalah tumor bertangkai yang timbul dari mukosa sinus hidung. Polip ini menyebabkan obstruksi hidung, rinorea, bersin dan penurunan atau hilangnya kemampuan menghidu. Terapi dengan kortikosteroid topikal dapat dilakukan. Terapi bedah mencakup polipektomi atau etmoidektomi. Penyebab terjadinya polip belum diketahui secara pasti, namun beberapa polip tumbuh karena adanya pembengkakan pada hidung akibat infeksi.

Gejala Polip Hidung

Gejala Polip Hidung

Penyakit Polip

Ada 3 faktor yang mempengaruhi terjadinya polip, diantaranya :

  • Gangguan keseimbangan Vasomotor
  • Peradangan lama dan berulang pada selaput permukaan hidung dan sinus
  • Peningkatan tekanan cairan antar ruang sel dan bengkak selaput permukaan hidung

Adanya faktor alergi dan radang kronis yang berulang-ulang, maka terjadilah perubahan pada jaringan permukaan (mukosa) hidung, perubahan pembuluh darah, dan juga limfe. Keadaan ini akan berkembang terjadinya hambatan balik cairan interstitial. Cairan yang terumpul selanjutnya akan menimbulkan semacam bendungan yang bersifat pasif. Dari keadaan ini, berkembang menjadi pembengkakan di mukosa hidung. Makin lama proses ini berlangsung, penonjolan mukosa hidung akan bertambah panjang, sampai pada akhirnya terbentuk tangkai, maka terbentuklah polip.

Polip sering ditemukan pada penderita :

  • 50% penderita Asma Bronkiale
  • 48% penderita Ciystic Fibrosis
  • Rhinitis Alergi
  • 85% penderita Allergic Fungal Sinusitis
  • Rinosinusitis Kronik
  • Primary Ciliary Dyskinesia
  • Aspirin intolerance
  • Alcohol intolerance
  • Churg-Strauss syndrome
  • Young syndrome
  • Nonallergic rhinitis with eosinophilia syndrome (NARES)

Tanda-Tanda dan Gejala Polip Hidung

Pada penyakit polip hidung biasanya timbul keluhan utama adalah hidung tersumbat, sumbatan ini menetap dan tidak hilang timbul. Semakin lama keluhan dirasakan semakin berat. Penderita sering mengeluhkan terasa ada massa di dalam hidung dan sukar membuang ingus. Gejala Polip Hidung lain adalah hiposmia (gangguan penciuman). Gejala lainnya dapat timbul jika terdapat kelainan di organ sekitarnya seperti post nasal drip (cairan yang mengalir di bagian belakang mulut), suara bindeng, nyeri muka, telinga terasa penuh, snoring (ngorok), gangguan tidur dan penurunan kualitas hidup.

Polip menyebabkan penyumbatan hidung, karena itu penderita seringkali mengeluhkan adanya penurunan fungsi indera penciuman. Karena indera perasa berhubungan dengan indera penciuman, maka penderita juga bisa mengalami penurunan fungsi indera perasa dan penciuman.

Polip hidung juga bisa menyebabkan Gejala Polip Hidung seperti penyumbatan pada drainase lendir dari sinus ke hidung. Penyumbatan ini menyebabkan tertimbunnya lendir di dalam sinus. Lendir yang terlalu lama berada di dalam sinus bisa mengalami infeksi dan akhirnya terjadi sinusitis. Penderita anak-anak sering bersuara sengau dan bernafas melalui mulutnya.

Secara pemeriksaan mikroskopis tampak epitel pada polip serupa dengan selaput permukaan hidung normal yaitu epitel bertingkat semu bersilia dengan subselaput permukaan yang sembab.

Polip menyebabkan penyumbatan hidung, karena itu penderita seringkali mengeluhkan adanya penurunan fungsi indera penciuman. Karena indera perasa berhubungan dengan indera penciuman, maka penderita juga bisa mengalami penurunan fungsi indera perasa dan penciuman.

Polip hidung juga bisa menyebabkan penyumbatan pada drainase lendir dari sinus ke hidung. Penyumbatan ini menyebabkan tertimbunnya lendir di dalam sinus. Lendir yang terlalu lama berada di dalam sinus bisa mengalami infeksi dan akhirnya terjadi sinusitis. Penderita anak-anak sering bersuara sengau dan bernafas melalui mulutnya.

Jadi gejala polip ini sangat beragam. Mulai dari pilek yang berlangsung lama, bersin-bersin, hidung tersumbat yang bersifat menetap, sering mimisan, keluhan akan adanya massa di hidung, sukar buang ingus, gangguan penciuman, bentuk hidung yang tidak lagi simetris, bengek atau bindeng, telinga rasa penuh, mendengkur/gangguan tidur, lendir dan rasa kering yang terkumpul di tenggorokan, sakit kepala, dan sebagainya. Kesemua keluhan itu tentu saja amat mengganggu dan sangat mempengaruhi produktivitas hidup si penderita.

Pengobatan Polip Hidung

Untuk pengobatan yang dilakukan pada penyakit polip dengan kasus sinusitis kronis yang ditandai dengan tidak adanya polip adalah salah satu kejadian dan kondisi yang menantang untuk bisa disembuhkan dengan tuntas. Anda bisa bekerja sama dengan tim perawatan kesehatan dalam mengembangkan rencanan dari tindakan pengobatan dalam jangka waktu panjang yang terbaik yang bisa membantu mengelola gejala polip hidung dan untuk membantu mengobati terjadinya berbagai faktor penyebab yang lainnya misalnya adalah seperti penyakit alergi yang kemungkinan bisa berkontribusi langsung terhadap suatu peradangan secara kronis.

Tujuan yang paling utama dari pengobatan penyakit polip hidung adalah dalam membantu mengurangi ukuran serta menghilangkan polip hidung secara total. Dan biasanya penggunaan dari obat-obatan adalah salah satu tindakan perawatan yang paling awal dilakukan. Pembedahan atau operasi biasanya dibutuhkan untuk kasus penyakit polip yang lebih parah. Namun tidak akan memberikan solusi secara permanen akibat polip yang cenderung bisa kambuh kembali. Dalam pengobatan polip hidung biasanya diawali dengan pemberian jenis obat-obatan yang bisa membantu membuat polip besar dan setelah itu menyusut atau juga yang semakin menghilang. Kemudian terapi obat yang kemungkinan diberikan adalah :

  1. Nasal kortikosteroid
    Biasanya dokter memberikan obat semprot hidung yang mengandung kortikosteroid di dalamnya dalam membantu mengurangi terjadinya peradangan.
  2. Oral dan suntik kortikosteroid
    Jika penggunaan dari obat semprot kortikosteroid kurang efektif, maka biasanya dokter akan memberikan obat jenis kortikosteroid seperti prednison, dan baik atau juga tanpa kombinasi obat semprot hidung yang lain.
  3. Obat lainnya, biasanya dokter akan memberikan obat untuk membantu mengobati atau menyembuhkan penyakit kronis yang bisa berkontribusi langsung pada terjadinya peradangan sinus atau juga pada saluran hidung.

Gejala Polip Hidung

Posted in Polip Hidung | Tagged , , , , , , , | 1 Comment

Penyakit Polip Hidung

Penyakit Polip HidungPenyakit Polip hidung merupakan tonjolan pada mukosa (jaringan permukaan) rongga hidung bagian dalam (cavum nasi). Polip pada hidung berbentuk tangkai dan memanjang. Oleh sebab itu, penderita polip hidung merasa terganggu akibat tonjolan di dalam hidungnya sehingga susah untuk bernafas dan pilek berkepanjangan. Jika seseorang mengalami pilek dan hidung serasa mampet, tidak serta merta menderita polip. Untuk itu segera periksakan ke dokter.

Penyakit Polip Hidung

Penyakit Polip Hidung

Jenis Penyakit Polip Hidung

Penyakit Polip Hidung terbagi menjadi 2 jenis, yakni:

1. Polip Hidung Tunggal

Jumlah polip hanya 1 buah. Berasal dari sel-sel permukaan dinding sinus tulang pipi (maxilla).

2. Polip Hidung Multiple

Jumlah polip lebih dari satu. Dapat timbul di kedua sisi rongga hidung. Pada umumnya berasal dari permukaan dinding rongga tulang hidung bagian atas (etmoid).

Berdasarkan usia penderita, polip hidung lebih sering dijumpai pada usia di atas 20 tahun. Sangat jarang terjadi pada anak-anak. Perbandingan antara pria dan wanita pada usia dewasa berkisar 2 : 1. Walaupun Tidak Berbahaya, polip hidung sangat mengganggu bagi yang menderitanya

Penyebab Penyakit Polip Hidung

Sampai saat ini, penyebab terjadinya polip pada hidung belum diketahui secara pasti. Ada beberapa faktor yang dianggap menjadi penyebab terjadi nya polip hidung yaitu reaksi alergi dan peradangan menahun yang berulang

Beberapa penyakit dan kondisi yang berhubungan dengan Polip hidung, diantaranya :

  • Penyakit Asma
  • Rhinitis Alergika
  • Sinusitis Kronis
  • Intoleransi Aspirin
  • Intoleransi Alkohol

Gejala Penyakit Polip Hidung

Berikut gejala dan tanda-tanda terjadinya Penyakit Polip Hidung :

  1. Hidung mampet, berat ringannya hidung buntu bergantung pada letak dan ukuran Polip Hidung.
  2. Suara bindeng, penciuman menurun.
  3. Pilek berkepanjangan, hidung meler, encer hingga kental.

Keluhan-keluhan makin menjadi jika penderita mengalami alergi yang dipicu oleh berbagai faktor.

Insiden dari penyakit polip hidung biasanya menyerang anak-anak sekitar 0,1%, dan insiden pada anak-anak dengan kasus Cystic Fibrosis bisa mencapai 6-48%. Untuk kasus penyakit polip hidung yang terjadi pada orang dewasa, kejadiannya sendiri bisa mencapai sekitar 1-4%, dengan range sekitar 0,2-28%. Perhitungan tersebut dilakukan pada negara Amerika Serikat saja. Sedangkan secara internasional, kejadian polip biasnaya terjadi sama dengan kejadian polip hidung pada Negara Amerika Serikat.

Untuk penyakit polip hidung yang banyak menyerang orang dewasa atau juga anak-anak. Pada orang dewasa. Biasanya penyakit polip ini banuak ditemukan pada anak yang usianya lebih dari 20 tahun dan paling banyak ditemukan pada usia 40 tahun. Sedangkan untuk anak-anak baisanya insiden penyakit polip jarang sekali terjadi. Jika memang terjadi polip pada usia dibawah 2 tahun, maka hal yang harus dilakukan adalah dnegan menghilangkan suatu kemungkinan dari meningokel atau meningoensefalokel. Seorang anak yang mengalami kasus penyakit polip hidung biasanya juga harus mendapatkan pemeriksaan cystic fibrosis. Karena penyakit cystic fibrosis ini adalah salah satu faktor resiko penyebab penyakit polip hidung yang terjadi pada anak. Dan kasusnya sekirar 1-2 dari orang dewasa dengan penyakit cystic fibrosis yang mempunyai penyakit polip hidung.

Tidak adanya kepastian dari angka kejadian mortalitas yang berhubungan dengan penyakit polip hidung. Angka dari morbiditas biasanya harus dihubungkan dengan terjadinya suatu perubahan pada kualitas hidup. Selain itu juga pada obstruksi hidung, anosmia, sinusitis kronis, sakit kepala, tidur mendengkur dan juga drainase postnasal. Untuk kondisi tertentu, penyakit polip hidung akan mempengaruhi dari susunan pada rangka cranifacial. Karena penyakit polip hidung yang terjadi secara meluas pada intracranial dan kemudian menuju ke daerah orbita. Selain itu, penyakit polip hidung juga bisa menyerang pria dan wanita. Rasio dari penyakit ini terjadi adalah laki-laki dan perempuan dewasa sekitar 2-4:1. Dan sedangkan kejadian yang terjadi pada anak-anak hingga saat ini masih belum ada laporan khususnya. Kemudian tinjauan ulang yang dilakukan pada artikel melaporkan insiden dari kejadian penyakit polip hidung pada anak-anak biasanya membutuhkan suatu teknik pembedahan untuk membantu menunjukkan bahwa kejadiannya sama terjadi antara anak-anak dan juga pada anak perempuan. Pravalensi yang terjadi juga banyak dilaporkan untuk pasien dengaan kasus penyakit asma.

Penyakit polip hidung terjadi dibagian hidung. Untuk kasus penyakit polip nasi biasanya adalah salah satu bentuk suatu kelainan pada mukosa hidung dan juga pada sinus paranasal yang paling utama terjadi secara kpmpleks osteomeatal KOM pada meatus nasi medius. Dan dimana dari penyakit polip biasanya mengandung banyaknya cairan interseluler dan juga pada sel radang dan tidak memiliki ujung saraf atau juga pada pembuluh darahnya.

Munculnya penyakit polip hidung biasanya pada bagian yang sempit dan terletak pada bagian atas hidung, selain itu bagian dari lateral konka media, dan juga yang terjadi pada sekitar muara sinus maksila dan juga pada sinus etmoid. Dan untuk tempat inilah, mukosa pada hidung biasanya saling berdekatan dengan kebanyakan yang asalnya adalah dari mukosa sinus etomoid, Biasanya adalah pada multipel dan bisa juga secara bilateral. Pada penyakit polip yang asalnya  dari sinus maksila atau jga antrum yang adalah polip hidung yang baisanya paling sering dan juga pada penyakit polip yang berasal dari sinus maksila dan kemudian masuk ke dalam rongga hidung dan akan mengalami suatu pembesaran pada daerah koana nasopharing.

Penyakit Polip Hidung

Posted in Polip Hidung | Tagged , , , , , , | Leave a comment